Jumat, 30 Oktober 2009

Sniper Riffle

Berikut adalah macam-macam senjata Sniper Riffle :

1. REMINGTON 700

Inilah salah satu senapan sniper terbaik di dunia. Dikembangkan dari keberhasilan Winchester 70, Remington 700 belakangan di pilih lagi saat AS butuh sniper baru, M24 Remington mengembangkan model 700 sejak 1962, ketika Winchester menolak permintaan Marinir AS untuk penggantian Laras. Charlos Hatchock termasuk pengguna model 700. Foto di atas adalah Winchester 70.

Nama : Remington 700
Kaliber :7,62 x 51 mm
Sistem : Bolt Action
Berat : 4,08 kg kosong tanpa telescope
Panjang : 1,662 mm
Laras : 660 mm
Pengguna : Marinir


2. HECATE II

TNI memiliki sniper berat sekelas FNH/PGM yaitu ultima ratio hecate. Mengusung kaliber 12,7 mm dan bobot yang berat pastilah akurasinya bagus, Hecate merupakan senjata sniper yang memiliki akurasi tinggi.

Nama : HECATE II
Kaliber :50 BGM (12,7 x 99m
Sistem : Bolt Action
Berat : 13,8 kg
Panjang : 1,380 m
Laras : 700 m
Pengguna : Den Bravo 90




3. SPR - 1

SPR alias Senjata Penembak Runduk buatan PT. Pindad Indonesia ini sudah menjadi standar TNI. Secara keseluruhan, semua persyaratan sudah dimiliki. Mulai dari laras yang panjang, teleskop dan bipod yang ampuh membidik target dengan jaminan akurasi dan stabilitas tinggi.

Nama : SPR-1
Kaliber : 7,62 x 51 mm
Laras : 650 mm
Berat : 6,82 kg
Sistem :Bolt Action Alat bidik teleskop
Pengguna : TNI














4. SIG SAUER SSG 3000


SSG 300 dibuat oleh SIG Arms, Swiss dan J.P Sauer Jerman. SSG 3000 dikembangkan dari senapan target sauer200STR. Masih menganut sistem Bolt Action, hanya saja anak pelurunya sudah pake rumah alias magasin.



Nama : SIG Sauer SSG 3000
Kaliber : 7,62 x 51 mm
Panjang : 1.180 mm
Laras : 610 mm
Weight : 6,2 kg
Magasin : 5
Pengguna : Den Bravo 90, marinir



5. BRNO CZ550

Jujur saja, sniper satu ini masih berteknologi lawas. Senjata ini berasal dari Republik Chechnya dan pernah terihat di Markas Kepala Negara , Paspamres. Cz550 merupakan versi modern dari modal 70 dan mauser 98

Nama : Brno cz 550
Kaliber : 7,62 mm
Sistem : bolt Action
Pengguna : Paspamres


6. STEYR SSG-69

Steyr Mannilicher MOD SSG-69 bolt Action kaliber 7,62 x 51mm diproduksi oleh steyr Daimter puch, swis, sudah menjadi sniper standar AD Austria

Nama : SSG 69
Kaliber : 7,62 x 51 mm
Laras : 650 mm
Berat : 6,82 kg
Sistem : bolt Action
Alat bidk : teleskop
Pengguna : Yonif Linud 328






7. IG SG 550


Dibuat oleh SAN Swiss ARMS (sekarang anggota dari grup SIGARMS). Sniper SG 550 sangat cocok untuk penembakan jarak menengah dan digunakan oleh polisi antiteror. Karena sangat mudah di operasikan dan mempunyai akurasi yang baik.


Nama : SG-550
Kaliber : 5.58 mm Nato (.223 Rem)
Sisitem : Gas, semi-auto
Laras : 650 mm
Berat : 7,02 kg
Panjang : 1.130 mm
Magasin : 5,20,30
Pengguna : Marinir


Sabtu, 29 Agustus 2009

M16 and Series



M16 adalah senapan serbu buatan Amerika Serikat. M16 menggunakan peluru 5.56 x 45 mm NATO. Senapan ini digunakan sebagai senapan serbu utama yang di pakai infanteri Amerika Serikat sejak 1967. M16 juga dipakai oleh 15 negara NATO lainnya, dan merupakan senapan berkaliber 5.56 mm yang paling banyak diproduksi.

Garis besar
M16 adalah senapan serbu yang ringan, berkaliber 5.56 mm, air-cooled, beroperasi dengan sistem gas, menggunakan magazen, dan menggunakan bolt berputar. M16 dibuat dari besi, alumunium, dan plastik komposit.
Ada empat versi utama dari M16. Yang pertama adalah M16, yang diikuti oleh M16A1, yang menggunakan peluru U.S. M193/M196. M16 ini bisa ditembakan pada pilihan semi-otomatis maupun full-otomatis. Yang kedua adalah M16A2, yang mulai dipakai sekitar tahun 1980. M16A2 menggunakan peluru M855/M856 yang didesain Belgia (dan kemudian dijadikan standar NATO 5.56 x 45 mm). M16A2 bisa menembak semi-otomatis dan burst tiga butir. Yang terakhir adalah M16A4, yang menjadi standar untuk Marinir AS pada Operasi Pembebasan Irak, menggantikan M16A2.

Sejarah
Proyek SALVO
Pada tahun 1948, Angkatan Darat AS mendirikan badan sipil Kantor Penelitian Operasi (Operations Research Office, ORO). Salah satu penelitian pertama mereka adalah menganalisa lebih dari tiga juta laporan medan Perang Dunia II. Kesimpulan yang mereka dapat adalah bahwa sebagian besar pertempuran terjadi pada jarak dekat. Pada perang dengan mobilitas yang tinggi, regu-regu tempur sering menemui musuh secara tiba-tiba; dan pihak yang memiliki kemampuan menembak paling banyak adalah yang menang. Mereka juga menemukan bahwa kemungkinan tertembak pada pertempuran sebenarnya acak saja — maksudnya, membidik secara akurat tidak begitu berpengaruh, karena target tidak diam pada tempatnya. Selain itu, peluru kaliber besar yang digunakan pada senapan-senapan masa itu juga tidak cocok karena terlalu besar dan berat, yang dibutuhkan adalah peluru dengan kaliber yang lebih kecil.

Penelitian ini terlihat oleh Kolonel René Studler, Kepala Penelitian dan Pengembangan Senjata Ringan AD AS. Kolonel Studler lalu meminta Aberdeen Proving Ground untuk membuat laporan tentang peluru kaliber lebih kecil. Sebuah tim yang dipimpin Donald Hall, direktur pengembangan di Aberdeen, melaporkan bahwa peluru dengan ukuran 0,22 inci (5,59 mm) efeknya akan sama dengan peluru kaliber besar di pertempuran. Anggota timnya, khususnya William C. Davis, Jr. dan G.A. Gustafson, mulai mengembangkan percobaan peluru 0,224 inci (5,69 mm). Tapi pada tahun 1955, permintaan pendanaan mereka ditolak.

Sebuah penelitian baru, Proyek SALVO, dibuat untuk mencari rancangan senjata yang cocok dipakai pada pertempuran sebenarnya. Proyek SALVO dijalankan pada tahun 1953 sampai 1957 dengan dua fase. SALVO I menyimpulkan bahwa sebuah senapan yang menembakkan empat peluru ke area 0.5 meter akan melipatgandakan kemungkinan kena pada senapan semi-otomatis.

Pada fase SALVO II, dilakukan pengetesan konsep senjata. Irwin Barr dari AAI Corporation memperkenalkan serangkaian senjata dengan peluru mirip anak panah, mulai dari peluru shotgun berisi 32 anak panah, sampai senapan dengan peluru panah. Winchester dan Springfield menawarkan senjata dengan banyak laras, dan ORO menawarkan peluru .308 Winchester atau .30-06, yang berisi dua peluru kaliber .22, .25 atau .27.

Eugene Stoner
Varian pertama AR-10.
Pada tahun 1954 perusahaan senjata Eugene Stoner, ArmaLite, ikut dalam tender pemilihan senapan penganti M1 Garand. Senapan yang mereka buat adalah senapan AR-10. AR-10 termasuk canggih kalau dibandingkan dengan senapan lain yang dites. Dengan berat 900 gram lebih ringan dari yang lain, akurasinya juga tidak kalah. Tetapi, senapan ini telat dikirim untuk pengetesan pada tahun 1956, pada saat itu, pengetesan senapan lain sudah masuk pada tahun ke-2, dan AR-10 adalah senapan baru diantara senapan-senapan yang sudah dikembangkan secara lebih dalam. Dan pada tahun 1957 dalam penegetesan, laras prototip AR-10 pecah, yang langsung mengakibatkan ditolaknya rancangan AR-10 ini. Pada akhirnya senapan yang diterima adalah rancangan T44, yang diberi nama M14. Walau begitu, ArmaLite nantinya akan mengembangkan senapan baru yang dibuat berdasarkan senapan AR-10 ini.

CONARC
Senapan AR-15.

Pada tahun 1957, salinan permintaan pendanaan tahun 1955 Gustafson sampai ke tangan Jenderal Willard Wyman, komandan Komando Angkatan Darat Kontinental AS (U.S. Continental Army Command, CONARC). Dia langsung membentuk tim untuk percobaan pengembangan peluru kaliber .22 (5.6 mm).

Jenderal Wyman yang dulu terkesan oleh demonstrasi AR-10, secara pribadi menyarankan ArmaLite agar ikut dalam tender senapan yang menggunakan peluru 5.56 mm. Rancangan yang diserahkan ArmaLite, AR-15, berupa AR-10 yang disesuaikan dan dikecilkan ukurannya. Rancangan Winchester dibuat berdasarkan M1 Carbine, dan Springfield tidak ikut memberikan rancangan mereka, karena tidak mau mengalihkan sumber daya dari proyek T44. Tetapi pada akhirnya, AR-15 mengungguli semua rancangan yang lain.

Pada saat itu, induk perusahaan ArmaLite, Fairchild, telah menghabiskan $1,45 juta untuk pengembangan, dan mengakibatkan Fairchild hengkang dari industri senjata ringan. Hak cipta AR-15 lalu dijual ke Colt Firearms pada Desember 1959, dengan harga $75.000 tunai dan 4,5% royalti penjualan.

Adopsi M16
Senapan M16A1.
Pada November 1964, AD Amerika Serikat memesan 85.000 AR-15 yang dimodifikasi, dan diberi nama XM16E1, untuk percobaan. AU Amerika Serikat juga memesan 19.000 yang tidak dimodifikasi, diberi nama M16. Dan setahun kemudian AU secara resmi menerima M16 pertama.

Setelah itu AD Amerika Serikat mulai mempersenjatai infanteri dengan senapan XM16E1 (diberi nama M16), tapi senapan-senapan ini diberikan tanpa peralatan pembersihan yang memadai. Selain itu, AD Amerika Serikat juga gagal memproduksi peluru 5.56 mm yang sesuai spesifikasi pabrik, ditambah dengan dirubahnya komposisi bubuk mesiu yang digunakan. Amunisi 5.56 mm baru ini ternyata merusak isi senapan, dan karakteristik pembakarannya meningkatkan kemungkinan kemacetan M16.

Pada tahun 1966, XM16E1 sampai ke tangan tentara Amerika Serikat di Vietnam, dan mulailah muncul laporan-laporan tentang kerusakan dan kemacetan senapan M16. Walau M14 sudah memiliki laras dan kamar peluru yang dilapisi chrome, M16/XM16E1 tidak. Dengan adanya laporan-laporan tentang tentara yang mati karena kemacetan senjata, dimulailah investigasi oleh Konggres, yang hasilnya mempertanyakan kemampuan senapan dan peluru 5.56 mm.

Atas dasar investigasi itu, XM16E1 lalu dimodifikasi menjadi M16A1, yang sudah diberi lapisan chrome, dan disesuaikan dengan amunisi keluaran Angkatan Darat. Selain itu senapan-senapan baru ini juga sudah perangkat pembersihan. Angkatan Darat memesan 840.000 senapan baru ini pada tanggal 28 Februari 1967. Program pelatihan intensif juga dilakukan untuk melatih pembersihan senapan, dan sebuah buku manual berbentuk komik disebarkan ke para tentara.

Desain
Receiver M16 terbuat dari alumunium. Laras, bolt, dan bolt carriernya terbuat dari besi. Popor dan pegangannya terbuat dari plastik. Model-model awal M16 termasuk ringan, dengan berat 2,9 kg, ini jauh lebih ringan daripada senapan-senapan tahun 1950-an dan 1960-an. Dan juga lebih ringan dari AK-47 yang beratnya sekitar 5 kg. M16A2 dan varian-varian yang lebih baru beratnya bertambah, yaitu menjadi 3,9 kg.

Model-model terbaru (M16A4) memiliki desain receiver atas “flat-top”, dilengkapi dengan Picatinny mounting rail, yang membuat pemakai bisa memasang alat bidik biasa, maupun alat bidik optik seperti teleskop dan night vision.

Sejarah dan Spesifikasi:

Tipe Senapan serbu
Negara asal: Amerika Serikat
Sejarah pemakaian: digunakan 1960–
Pemakai :Amerika Serikat, NATO,Israel, banyak lainnya
Perang Perang Vietnam, Perang Teluk, Perang Irak

Sejarah produksi
Tahun 1957 Diproduksi 1960
Jumlah: Diatas 8 juta

Spesifikasi
Panjang 1.006 mm (39,5 in)
Panjang biji laras 508 mm (20 in)

Peluru 5.56 x 45 mm NATO, .223 Remington
Kaliber 5.56 mm (.223 in)
Mekanisme Operasi gas, bolt berputar
Kec. tembak 750–900 butir/menit
Kec. peluru 975 m/s (3.200 ft/s); 930 m/s (3.050 ft/s)
Jarak efektif 550 m
Pengisian Magazen box 20 atau 30-butir

Senjata SS2 (Senapan Serbu 2) Buatan Dalam Negeri



SS2, singkatan dari Senapan Serbu 2, adalah senapan serbu buatan PT Pindad yang, merupakan generasi kedua dari senapan serbu Pindad sebelumnya, SS1. SS2 diklaim memiliki desain yang lebih ergonomis, tahan terhadap kelembaban tinggi, memiliki berat yang lebih ringan, serta akurasi yang lebih baik. Senapan ini menggunakan peluru kaliber 5.56 x 45 mm standar NATO dan memiliki berat kosong 3,2 kg, sebagai catatan SS1 varian awal memiliki berat kosong 4,01 kg. Pada tahun 2006, TNI-AD membeli 10.000 pucuk senapan SS2.

SS2 pasukan digunakan oleh tentara Indonesia sejak tahun 2005, dan juga sudah diekspor. Awalnya tersedia dalam tiga versi dasar (standard rifle SS2-V1, carbine SS2-V2 dan para-sniper SS2-V4) sekarang ini juga tersedia dalam subcompact versi SS2-V5, yang dikenalkan pada 2008.

Tentang SS2 :

Tipe Senapan serbu
Negara asal : Indonesia
Sejarah pemakaian : Digunakan 2006-sekarang
Pemakai : Indonesia
Perang : -
Sejarah produksi: Tahun -
Produsen : PT Pindad

Spesifikasi
Berat : 3,2 kg (kosong)
Panjang : 930 mm
Panjang laras : 460 mm

Peluru : 5.56 x 45 mm NATO, .223 Remington
Kaliber : 5.56 x 45 mm
Mekanisme : Piston gas, bolt berputar
Kecepatan tembak : 700 butir/menit
Kecepatan peluru : 710 m/s
Jarak efektif : 450 m
Pengisian : Magazen box 30-butir
Alat bidik : Bidikan besi

Rabu, 06 Mei 2009

all about Riffle


Riffe



SS1 adalah senapan serbu kaliber 5,56 x 45 mm dengan laras kisar 7? yang memiliki akurasi tinggi dan handal dengan menggunakan popor lipat sehingga flesibel untuk digunakan sesuai kebutuhan disegala medan. Senjata ini dapat dilengkapi dengan berbagai asesoris, antara lain silencer, telescope, sangkur, berbagai tipe pelontar granat, dan lain-lain. Senapan ini juga telah dikembangkan menjadi berbagai tipe sesuai dengan medan operasinya, yaitu tipe standar, marinized dan raider, baik untuk laras panjang, karaben maupun laras pendek. Tipe Marinized dikembangkan khusus untuk marine condition dan swap condition, sedangkan tipe raider dikembangkan untuk medan tempur khusus.
Spesifikasi
SS1-V1
Panjang Senapan dg popor terentang
997 mm
Panjang Senapan dg popor dilipat
766 mm
Panjang Laras
449 mm
Berat Senapan Tanpa Magasen
4,01 kg
Berat Senapan dg Magasen isi 30 butir
4,37 kg
Alat Bidik pisir angka 250
0 - 300 m
Alat Bidik pisir angka 400
300 - 450 m
Jenis Tembakan
Single,3-Round Burst,Full Auto,Safe
Kecepatan Tembak Teoritis
720 - 760 rpm
Munisi
MU5-TJ atau SS 109 atau MU5-H
SS1-V2
Panjang Senapan dg popor terentang
890 mm
Panjang Senapan dg popor dilipat
666 mm
Panjang Laras
363 mm
Berat Senapan Tanpa Magasen
3,91 kg
Berat Senapan dg Magasen isi 30 butir
4,27 kg
Alat Bidik pisir angka 250
0 - 300 m
Alat Bidik pisir angka 400
300 - 450 m
Jenis Tembakan
Single,Full Auto,Safe
Kecepatan Tembak Teoritis
720 - 760 rpm
Munisi
MU5-TJ atau SS 109 atau MU5-H
SS1-V3
Panjang Laras
363 mm
Panjang Senapan dg popor terentang
997 mm
Panjang Senapan dg popor dilipat
766 mm
Panjang Laras
449 mm
Berat Senapan Tanpa Magasen
4,01 kg
Berat Senapan dg Magasen isi 30 butir
4,37 kg
Alat Bidik pisir angka 250
0 - 300 m
Alat Bidik pisir angka 400
300 - 450 m
Jenis Tembakan
Single,3-Round Burst,Safe
Munisi
MU5-TJ atau SS 109 atau MU5-H
SS1-V5
Panjang Senapan dg popor terentang
770 mm
Panjang Senapan dg popor dilipat
557 mm
Panjang Laras
252 mm
Berat Senapan Tanpa Magasen
3,37 kg
Berat Senapan dg Magasen isi 30 butir
3,73 kg
Alat Bidik pisir angka 250
0 - 100 m
Alat Bidik pisir angka 400
100 - 200 m
Jenis Tembakan
Single,Full Auto,Safe
Kecepatan Tembak Teoritis
720 - 760 rpm
Munisi
MU5-TJ atau SS 109 atau MU5-H

Sabtu, 14 Maret 2009

PARKOUR / YAMAKASI


Parkour mempunyai arti bergerak atau berpindah tempat dari point A ke point B seefisien dan secepat mungkin yang menggunakan prinsip dari Parkour dengan mengedepankan keindahan bergerak sekaligus diimbangi oleh kemampuan dari tubuh manusia itu sendiri.

Sebenarnya Parkour sudah ada sejak dulu sebelum manusia mengenal kata “Parkour” itu sendiri. Tapi Parkour dideskripsikan dan dikenalkan ke seluruh dunia oleh seorang pria berkebangsaan Perancis yang dikenal dengan nama David Belle. Dialah yang telah memperkenalkan olahraga ini ke seluruh dunia yang awalnya hanya berkembang di Perancis. Sehingga akhirnya berkembang ke seluruh daratan Eropa dan akhirnya menyebar ke seluruh dunia.

Namun jauh sebelum itu, ada seorang pelaut Prancis pada abad 19 bernama Georges Hebert yang mengembangkan metode latihan yang mampu mengeluarkan energi manusia yang tersembunyi dalam tubuhnya. Hebert terinspirasi oleh suku di Afrika yang memiliki kemampuan atletik dan gimnastik. Ternyata, yang bisa membuat suku tersebut kuat adalah lingkungan sekitarnya yang telah melatih mereka dengan sendirinya selama bertahun-tahun.

Akhirnya, Hebert menciptakan sebuah latihan yang diberi nama methode naturalle yang terkenal dengan moto ‘etre fort pour etre utile’ atau ‘to be strong, to be useful’.

Latihan ini meliputi sepuluh gerakan dasar yaitu walking, running, jumping, swinging, quapedral movement, balancing, throwing, lifting, climbing, dan swimming. Metode itulah yang akhirnya dipakai para tentara Prancis di perang Vietnam. Salah satu yang mendalami latihan itu adalah Raymond Belle, ayah David Belle itu sendiri.

Terinspirasi dari ayahnya, Raymond Belle seorang tentara Perancis yang akhirnya bergabung dengan sapeurs-pompiers ( pemadam kebakaran militer). Lahir di tengah keluarga pemadam kebakaran membuat David terinspirasi dengan cerita-cerita tentang kepahlawanan. Saat berumur 16 tahun, David memutuskan untuk meninggalkan sekolah untuk mencari kecintaannya akan kebebasan, aksi, dan untuk mengembangkan kekuatan dan ketangkasan yang dimilikinya agar berguna dalam kehidupannya, seperti yang selalu dinasehatkan oleh ayahnya.

Raymond memperkenalkan pada anaknya tentang sebuah latihan halang rintang dan metode natural yang akhirnya dikenal dengan nama Parkour. Sejak saat itu ,setiap David sepulang sekolah ia mulai memainkan skenario sendiri bagaimana dia bisa meloloskan diri dari situasi yang sulit. Menurut David, Parkour dapat berguna sebagai self-defense dalam keadaan tidak terduga. Saat martial art bisa disebut sebagai sebuah bentuk latihan untuk fight (bertarung), parkour merupakan suatu bentuk latihan untuk flight (kabur).

Sejak Usia 15 tahun, David Belle pindah ke Lisses (salah satu kota di Perancis). Pada waktu itu, dia bertemu dengan para remaja di sana yang tertarik dengan apa yang dilakukan oleh David. Disinilah cikal bakal dari lahirnya sebuah grup Parkour yang dikenal dengan nama Yamakasi. Bersama teman masa kecilnya, Sebastian Foucan beserta beberapa pemuda lainnya mulai mengembangkan Yamakasi sebagai tim Parkour yang dikenal di Perancis. Namun karena perbedaan prinsip, David dan Sebastian berpisah dan meninggalkan Yamakasi. Sehingga saat film Yamakasi yang dibuat pada tahun 2001 harus tetap berjalan tanpa kehadiran mereka berdua.

David tetap memegang prinsip Parkour yang tetap mengedepankan tentang keefektifan dan efisiensi yang menampilkan kesederhanaan dan memiliki filosofi melewati rintangan dengan cepat dan efisient. Sedangkan Sebastian lebih memilih untuk membuat gerakan-gerakan dari parkour terlihat lebih indah yang dapat membuat orang yang melihatnya menjadi tertarik. Sehingga akhirnya ia menambahkan gerakan acrobat seperti flip atau salto dikombinasi dengan gerakan “pacours du combatant” yang akhirnya menjadi Freerunning. Hal tersebut yang membuat David Belle berbeda pandangan dengan Sebastian Foucan. Karena menurut David Belle, gerakan acrobat atau salto sangat tidak efisien dan sangat bertolak belakang dengan originalitas Parkour. Selain itu, keinginan untuk melakukan gerakan hanya untuk dilihat orang lain tanpa keinginan untuk melakukan gerakan itu dari diri sendiri, merupakan hal yang bertolak belakang dengan parkour.

Saat ini David Belle memulai tur dunia dengan asosiasi yang dia dirikan (PAWA) bersama tim Parkour yang dulu dia dirikan. Dan ini hanyalah sebuah awal

Terminology

Parkour berasal dari kata parcours du combatant yang berarti pelatihan halang rintang untuk sesi militer. Kata Parcours “c” diganti menjadi “k” dan “s”nya dipakai untuk menjelaskan filosofi Parkour itu sendiri. “Parkour’s philosophy about efficiency” .

Sedangkan istilah Traceur adalah sebuah sebutan untuk para praktisi Parkour. Seseorang bisa dikatakan traceur jika orang tersebut sudah memahami arti, basic, dan filosofi dari Parkour itu sendiri. Traceur berasal dari kata “tracer” yang berarti cepat, mempercepat (to trace/ to go fast).

Filosofi dan nilai moral dalam Parkour.

Definisi dari Parkour sendiri adalah seni berpindah tempat melewati beberapa obstacle dari point A menuju point B. Seni ini adalah cara baru untuk beradaptasi lingkungan atau melewati segala macam bentuk obstacles yang ada di sekitar kita hanya dengan mengandalkan kekuatan tubuh manusia seutuhnya.

Tujuan dan inti dari Parkour itu sendiri adalah mampu menghadapi semua rintangan atau obstacles di sepanjang track yang kita lalui, baik itu di lingkungan alam maupun di lingkungan perkotaan, dengan mengunakan beberapa gerakan yang istimewa dan indah dengan cara mengkombinasikan beberapa gerakan yang mengalir dan control yang penuh.

Parkour juga mengandung pembelajaran yang positif untuk diri sendiri, yaitu manjawab tantangan untuk melawan semua rasa takut dari dalam diri kita sendiri. Karena kadangkala setiap rintangan dan obstacles yang akan kita lalui tidak seperti yang pernah kita bayangkan.

Nilai-nilai kehidupan yang terdapat dalam Parkour

1. Seni untuk melewati semua masalah dalam track kehidupan.

Saat kita menjalankan track kehidupan, terdapat banyak rintangan dan masalah hidup yang terlihat seperti obstacles dalam hidup. Semua orang pasti mempunyai tjuan akhir. Tapi saat kita bergerak ke tujuan akhir, banyak rintangan (obstacles) yang menghadang. Dengan memakai prinsip dari Parkour, kita akan berusaha melewati rintangan obstacles tersebut dengan indah dan penuh control. Memecahkan masalah yang kita hadapi dengan efektif dan efisien. Semua manusia pasti mempunyai track kehidupannya masing-masing.

2. Melawan Rasa takut.

Seseorang yang takut untuk mencoba, tidak akan berbuat apa-apa dan tidak akan menjadi siapa-siapa. Semua manusia pasti melewati proses seperti ini. Kalau kita tidak bisa melawan rasa takut, ngga akan ada kemajuan dalam kehidupan. Kita bisa naik motor, sukses dalam bisnis, menang tender dan sebagainya adalah buah dari keberanian kita melawan rasa takut.

Tapi ingat ukur ketakutan dan keberanianmu dengan meteran nyali. Kalau kita terlalu berani, kita akan bertindak bodoh, ceroboh bahkan celaka. Tapi kalo terlalu takut, maka kita tidak akan berbuat apa-apa. Jadi antara rasa takut dan berani harus seimbang.

3. Bangkit dari kegagalan.

Saat kita mencoba suatu gerakan di Parkour, kita akan selalu mengalami kegagalan atau jatuh. Tapi kalo kita terus bangkit berdiri dan mencoba lagi, kita pasti akan bisa menguasai salah satu gerakan tersebut. Begitu pula dalam kehidupan. Intinya berani gagal alias berani jatuh. Coba lagi dan pelajari supaya tidak gagal dan jatuh lagi.

4. Flexibilitas dan fluiditas.

Berlatih Parkour akan membuat diri kita flexible dan semangat kita terus mengalir. Begitu pula dalam kehidupan. Saat kita berada dalam lingkungan baru, kita berpikir untuk tetap flexible dan mampu beradaptasi dengan lingkungan tersebut. Walaupun lingkungan tersebut awalnya tidak membuat diri kita nyaman. Sedangkan fluiditas akan membuat diri kita mempunyai semangat yang terus mengalir untuk menjalani kehidupan walaupun mempunyai masalah yang berat.

5. Kreatifitas dan kebebasan.

Dalam Parkour kita bisa berkreasi untuk menciptakan gerakan atau menggabungkan beberapa gerakan dasar menjadi gerakan baru tergantung kreatifitas kita. Hidup pun begitu, kita harus kreatif sehingga bisa berguna dan bermanfaat dalam kehidupan. Selain itu, Parkour juga mengajarkan kita untuk bergerak bebas menuju kebebasan tanpa melawan aturan.

Parkour menentang kompetisi.

Sebuah kampanye datang dari beberapa praktisi Parkour tentang menentang keras adanya kompetisi dan rival di dalam Parkour. Kompetisi tidak sesuai dengan filosofi dan nilai moral dari parkour yang mengutamakan kebebasan. Kompetisi hanya akan mendorong seseorang untuk mengalahkan orang lain yang disaksikan oleh penonton atau hanya akan menambah keuntungan oleh beberapa corporasi yang hanya mengambil keuntungan dari Parkour.

Latihan Parkour bukan ditujukan untuk melawan atau mengalahkan orang lain. Parkour ditujukan untuk membantu orang lain sehingga manusia mempunyai cara berpikir moderasi (sederhana) dan memiliki ketahanan fisik yang lama.

Parkour Bukan Olah Raga Ekstrem.

Banyak orang awam yang melihat video-video Parkour mulai beranggapan bahwa Parkour adalah olah raga ekstrem dan menggolongkannya dengan olahraga seperti skate board, bmx dan lainnya. Sehingga banyak orang yang nekat melakukan gerakan-gerakan berbahaya yang akhirnya berakibat pada cedera serius.

Parkour tidak hanya berhubungan dengan nyali saja, tapi sangat berhubungan erat dengan pikiran matang, latihan fisik dan dan teknik yang terus menerus dilakukan. Gerakan-gerakan yang kita lihat melalui video seperti yang dilakukan David Belle dan anggota Yamakasi merupakan hasil dari sebuah latihan panjang selama belasan tahun.

Mengembangkan dan menyebarkan Parkour

Saat ini Parkour mulai dikenal di seluruh dunia termasuk di Indonesia sendiri. Perlahan-lahan beberapa traceur yang mengerti akan filosofi dan teknik dalam Parkour mulai bertambah. Berkat pembelajaran dari beberapa informasi yang benar mengenai originalitas tentang parkour dari sumber-sumber terpercaya, lambat laun Parkour menjadi sebuah kebutuhan dan disiplin dalam setiap traceur yang memiliki pemahaman dalam jiwanya masing-masing. Pengetahuan seperti inilah yang harus disebarkan ke masyarakat luar dan memberikan edukasi yang benar tentang Parkour mulai dari sejarah dan filosofi yang terkait di dalamnya.

Intinya adalah, Parkour bukan hanya melatih fisik saja. Parkour juga mencerminkan sebuah filosofi moral dengan nilai-nilai tersendiri. Bukan hanya sekedar sebuah olah raga, tapi juga sebuah seni. Dan yang paling penting Parkour adalah sebuah filosofi yang selalu dipakai semua orang setiap hari. **

Jumat, 13 Maret 2009

The Counter Strike





Tersedia untuk: Terrorists dan Counter-terrorists
Harga: $400

Peluru per clip: 20
Rate of fire: 7 peluru per detik (ini aneh lo? 2 burst 3 peluru pun masih di bawah 7 peluru)
Waktu rel
oad: 2.3 detik

Damage rata-rata pada badan tanpa armor: 18 HP
Damage rata-rata pada kepala tanpa helmet: 82 HP
Damage rata-rata pada badan dengan armor: 9 HP, 4 Armor
Damage rata
-rata pada kepala dengan helmet: 42 HP, 21 Armor

Banyak orang membenci Glock 18 atau berpikir bahwa pistol ini lemah dan tidak berguna, namun saya disini akan menunjukkan bahwa senjata ini kemungkinan adalah pistol yang paling efektif dalam Counter Strike. Saya pribadi memilih Glock sebagai senjata backup dan sebagai senjata utama jika rifle tidak mampu dibeli. Kadang-kadang saya membeli Desert Eagle, namun ini akan dibahas pada panduan/guide lainnya. Harapannya agar panduan ini membantu teman-teman untuk menyadar
i betapa mengagumkannya Glock 18

Keunggulan yang penting dari GLOCK 18
Besarnya Clip: Dengan 20 peluru per clip, Glock 18 akan mengalahkan sebagian besar pistol dalam pertempuran pistol. Waktu musuh sedang reload, kamu sudah siap untuk menghabisi mereka.


Stopping Power: Waktu kamu menembak musuh dengan Glock 18, maka mereka akan terhambat pergerakannya, dimana gerakan musuh menjadi tidak lebih cepat dibandingkan jika mereka jongkok selama kamu terus menembaki mereka. Untuk hasil yang mantap, gunakan keunggulan ini dengan kombinasi strafe melingkar yang akan dijelaskan di bawah.

Mod’s note: Strafe adalah bergerak secara sejajar

No Recoil: Tidak seperti kebanyakan senjata dalam Counter Strike, Glock 18 tidak memiliki recoil pada waktu kamu menembakkannya. Maksudnya, crosshair tidak akan bergerak ke atas pada waktu ka
mu menembak, Hal ini menjadi penting karena dalam pertempuran jarak dekat maka pelurumu benar-benar menuju ke titik yang kamu bidik/aim! Tidak perlu repot untuk mengendalikan crosshair seperti jika kamu menembak dengan pistol lainnya. Untuk jarak lebih jauh, begitu kamu telah mendapat bidikan yang pas dan mulai menembaki musuh, mereka akan terhambat pergerakannya (akibat stopping power) sampai akhirnya tewas.

Taktik.


Strafe melingkar
Taktik ini paling cocok untuk menghabisi sniper atau musuh yang menggunakan shotgun, tapi sebenarnya metode ini efektif untuk melawan kebanyakan pemain.

Cukup sulit untuk beberapa pemain untuk terbiasa melakukan strafe melingkar, karena terasa tidak alami, namun
dengan praktek dan sedikit waktu, siapapun bisa menguasai strafe melingkar.

Keunggulan dari strafe melingkar adalah sulit bagi musuh untuk mengimbangi pergerakan dan balas menembak, karena pada jarak dekat seperti ini, kamu akan bisa bergerak lebih cepat dari pada musuh yang belum sempat merubah sensitivitynya (untuk mengimbangi pergerakan kamu)

Kecuali untuk sniper dan senjata dalam kondisi zoom, maka strafing melingkar sebenarnya cocok untuk semua senjata pada pertempuran jarak dekat

Strafe sisi ke sisi
Strafing dari sisi ke sisi menjadikan kamu sebagai target yang lebih sulit bagi musuh. Pada waktu kamu melakukannya,
maka musuh harus menggeser bidikan mereka dimana ini akan membuat aim mereka berkurang akurasinya. Karena kamu bergerak terus menerus maka bagaimanapun juga mereka tidak memiliki aim yang bagus terhadap kamu, dan walaupun mereka memilikinya, kamu selalu keluar dari daerah aim mereka.

Dalam melakukan taktik ini, selalu ingat untuk menjaga crosshair pada musuh dengan sedikit menggeser mouse berlawanan arah dengan arah kamu melakukan strafing.


Strafe sambil melompat
Taktik ini mungkin adalah taktik paling efektif, namun paling sulit untuk dilakukan hingga terbiasa.

Pada saat kamu bergerak menuju musuh dalam garis lurus, mereka hanya perlu membidik kepalamu dan menembakkan beberapa peluru. Taktik ini adalah sebagai counter untuk kondisi tersebut karena kamu tidak lagi berlari tepat menuju mereka dan kepalamu pun tidak dalam ketinggian yang sama Gambar di atas menunjukkan hasil tembakan Glock 18 dalam kecepatan tinggi (maksudnya menembak terus menerus tanpa henti hingga 1 clip peluru habis). Cukup mengagumkan mengingat sebaran pelurunya tidak lebih besar dari pada ukuran kepala


Burst-Fire mode
dengan pandangan mereka. Hasilnya akurasi tembakan mereka menjadi berkurang dan di sisi lain musuh kerepotan untuk mengarahkan bidikan naik turun.
Taktik ini mungkin sulit untuk dibiasakan, namun sebanding pada saat kamu sukses melakukannya





gambar di atas menunjukkan hasil tembakan Glock 18 dalam mode Burst Fire. Tidak terlalu jelek dan tidak terlalu bagus.

Pada gambar di atas, saya menembak terus menerus tanpa henti dalam mode burst fire. Hasilnya tidak jauh berbeda dengan hasil pada mode semi automatic.

Sebagai penutup… Glock adalah senjata backup yang sangat berguna jika dikombinasikan dengan Sniper dikarenakan Stopping powernya yang begitu efektif. Walaupun begitu, damage Glock sangat lemah jika dibandingkan dengan pistol lainnya, namun memiliki keunggulan yang telah dijelaskan di atas. SELALU bidik kearah kepala jika kamu menggunakan Glock. Tembakan ke bagian lain selain kepala bisa dianalogikan seperti “digaruk” apalagi jika dilindungi armor.

Membandingkan semi automatic dan burst fire mode, maka semi automatic sangat efektif dalam kondisi duel 1-on-1 atau jika ingin memperlambat musuh sedemikian lama untuk dihabisi kemudian dengan sniper. Burst fire hanya efektif jika kamu membidik kepala. Selain kearah kepala, maka hanya akan menjadi beban karena faktanya burst fire mempunyai jeda antara tembakan. Semi automatic mode lebih baik karena akan menembakkan peluru secepat kemampuan kamu mengklik mouse. No recoil akan membantu untuk aim kea rah kepala, sedangkan damage per detik yang dihasilkan kemungkinan akan lebih besar daripada pistol lainnya (kecuali Desert Eagle) karena bergantung seberapa cepat kamu mengklik mouse.

Glock sangat efektif dalam ronde pistol (dalam WAR.. ini round 1) karena akurasinya dan fakta bahwa musuh tidak dilengkapi helm. Sangat sulit untuk melawan 5 musuh yang menggunakan Glock karena kamu tidak bisa lari… kamu harus menghadapinya.. dan pada saat itu hanya akurasi bukan damage yang bisa memenangkan ronde pistol tersebut.

Jumat, 20 Februari 2009

Continue about Global warming



Ini adalah lanjutan dari sebelumnya tentang efek yang ditimbulkan oleh pemanasan global.




1.Es di Kutub utara maupun selatan mencair dan membuatmeningkatnya Permukaan Laut.


Ketika atmosfer menghangat, lapisan permukaan lautan juga akan menghangat, sehingga volumenya akan membesar dan menaikkan tinggi permukaan laut. Pemanasan juga akan mencairkan banyak es di kutub, terutama sekitar Greenland, yang lebih memperbanyak volume air di laut. Tinggi muka laut di seluruh dunia telah meningkat 10 - 25 cm (4 - 10 inchi) selama abad ke-20, dan para ilmuan IPCC memprediksi peningkatan lebih lanjut 9 - 88 cm (4 - 35 inchi) pada abad ke-21.

2.Suhu Global Cenderung Meningkat

Orang mungkin beranggapan bahwa Bumi yang hangat akan menghasilkan lebih banyak makanan dari sebelumnya, tetapi hal ini sebenarnya tidak sama di beberapa tempat. Bagian Selatan Kanada, sebagai contoh, mungkin akan mendapat keuntungan dari lebih tingginya curah hujan dan lebih lamanya masa tanam. Di lain pihak, lahan pertanian tropis semi kering di beberapa bagian Afrika mungkin tidak dapat tumbuh. Daerah pertanian gurun yang menggunakan air irigasi dari gunung-gunung yang jauh dapat menderita jika snowpack (kumpulan salju) musim dingin, yang berfungsi sebagai reservoir alami, akan mencair sebelum puncak bulan-bulan masa tanam. Tanaman pangan dan hutan dapat mengalami serangan serangga dan penyakit yang lebih hebat.


3.Gangguan Ekologis

Hewan dan tumbuhan menjadi makhluk hidup yang sulit menghindar dari efek pemanasan ini karena sebagian besar lahan telah dikuasai manusia. Dalam pemanasan global, hewan cenderung untuk bermigrasi ke arah kutub atau ke atas pegunungan. Tumbuhan akan mengubah arah pertumbuhannya, mencari daerah baru karena habitat lamanya menjadi terlalu hangat. Akan tetapi, pembangunan manusia akan menghalangi perpindahan ini. Spesies-spesies yang bermigrasi ke utara atau selatan yang terhalangi oleh kota


Oleh karena kita perlu menanggulangi ini semua....